Yazhid Blog

.

Saturday, 5 November 2016

PEMBAHASAN PEMERIKSAAN URINE SPECIFIC GRAVITY

SPECIFIC GRAVITY             Specific gravity urin menunjukkan proporsi relative dari komponen-komponen pada yang larut pada kese... thumbnail 1 summary


SPECIFIC GRAVITY

            Specific gravity urin menunjukkan proporsi relative dari komponen-komponen pada yang larut pada keseluruhan volume spesimen tersebut. Specific gravity menunjukkan tingkat konsentrasi spesimen tersebut. Pengetahuan akan Specific gravity dibutuhkan dalam menginterpretasi hasil-hasil dari kebanyakan tes yang dilakukan pada analisis urin rutin. Dengan kondisi yang standard an tepat dari pembatasan zat cair atau peningkatan yang masuk, Specific gravity mengukur kemampuan konsentrasi dan ginjal yang berdilusi.
NILAI NORMAL
            Specific gravity urin berkisar dari 1.005 samapi 1.030, tetapi biasanya tetap 1.010 dan 1.025. Specific gravity yang tertinggi pada spesimen pagi yang pertama dan umumnya lebih besar dari 1.020. Specific gravity 1025 atau lebih pada spesimen urin normal acak menunjukkan kemampuan konsentrasi normal. Kemamapuan ginjal untuk berkonsentrasi dapat diukur dengan tes konsentrasi. Tes ini dilakukan dengan tidak memasukkan semua zat cair setelah makanan malam, seperti dianjurkan oleh dokter. Urine yang lewat selama malam dibuang, dan spesimen pagi pertama diuji. Specific gravity 1.026 atau lebih tinggi dianggap normal.
            Tes dilution kurang berguna daripada tes konsentrasi karena tes dilution menyediakan informasi yang kurang tentang fungsi ginjal. Tes dilution juga berbahaya untuk pasien. Dalam kondisi seperti penyakit Addison, tes dilution biasanya tidak dapat disarankan. Prosedurnya meminta pasien untuk meminum air, biasanya 1 liter selama periode 30 menit ; mengikuti ini, pasien normal akan mengeluarkan paling tidak satu spesimen urin dengan specific gravity kurang dari 1.003 pada satu jam berikutnya.
NILAI-NILAI ABNORMAL
Specific Gravity Rendah
            Diabetes insipidus, sebuah penyakit yang disebabkan oleh tidak adanya atau pelemahan pemfungsian normal dari antidiuretic hormone (ADH), adalah paling terkemuka dan contoh kemampuan konsentrasi yang kurang efektif. Penyakit ini dicirikan dengan volume urin yang besar dari specific gravity yang rendah. Specific gravity pada kasus-kasus seperti ini biasanya berkisar antara 1.001-1.003.
            Specific gravity yang rendah mungkin juga terjadi pada pasien dengan glomerulophritis, pyelenephritis dan berbagai kelainan ginjal. Pada kasus-kasus seperti ini, ginjal tersebut telah kehilangan kemampuannya untuk menghimpun atau mengkonsentrasikan urin karena kerusakan tubular.
Specific Gravity Tinggi
            Specific gravity tinggi pada pasien dengan diabetes militus, ketidakcukupan adrenal, penyakit hati dan kegagalan jantung. Specific gravity tinggi, tinggi kapan saja ada kehilangan air yang berlebihan seperti berkeringat, demam, muntah dan diare.
            Jumlah yang luar biasa tinggi dari beberapa unsure pokok urin khususnya glukosa dan protein, meningkatkan Specific gravity menghasilkan pengukuran yang naik sampai 1.050 atau lebih pada urin dari beberapa pasien dengan diabetes militus atau nephrosis. Specific gravity meningkat 0,004 untuk setiap 1 % glukosa pada urin dan 0,003 untuk setiap 1% protein dalam larutan.
Specific Gravity Tetap
            Urin dengan Specific gravity yang tetap (diperkirakan 1.010), yang bervariasi sedikit dari spesimen ke spesimen dikenal sebagai isothenuric. Kondisi ini adalah indikasi kerusakan ginjal yang hebat dengan gangguan baik pada kemampuan konsentrasi maupun dilusi ginjal.
PENENTUAN
            Specific gravity adalah pengukuran yang menunjukkan kepadatan urin jumlahnya didapatkan dari rasio dari berat volume urin per berat volume air (volumenya sama dengan urin), dibawah keadaan standar.
Berat Urin
Sp. Gr =
Berat Air
            Air memiliki Specific gravity 1.000. Karena urin adalah larutan mineral, garam dan senyawa organic pada air, Specific gravitynya lebih besar dari 1.000. Perbedaan relative mencerminkan tingkat konsentrasi dari spesimen urin.
URINOMETER (Gambar 4)
            Specific gravity urin yang ditentukan dengan urinometer. Urinometer adalah instrument berbentuk lampu pijar yang berat yang memiliki batang silinder yang mengandung skala yang disesuaikan pada pembacaan Specific gravity. Instrument ini terapung pada silinder yang mengandung urin, yang dibaca pada skala urinometer pada pertemuan urin dengan air.
Urinometer disesuaikan untuk membaca 1.000 air yang disulin pada suhu tertentu, ditunjukkan pada masing-masing instrument. Ada sebuah perubahan pada Specific gravity 0,0001 untuk setiap 30C keatas dan diabawah temperature ini. Untuk kerja yang tepat, perbaikan temperature harus dibuat pada bacaan. Ketika urin telah dihangatkan ke suhu kamar normal, perbaikan ini biasanya tidak diperlukan. Urinometer harus ditempatkan pada air yang disuling sesering mungkin untuk menguji reabilitas instrument.
REFRACTOMETER
            Indeks refractive urin berkorelasi dengan Specific gravity. Pada beberapa contoh, pengukuran indeks refractive mungkin diganti untuk pengukuran Specific gravity. Ini khususnya berguna untuk spesimen urine kecil, karena pengukuran dapat dilakukan meskipun hanya satu tetes urin. Indeks refractive adalah rasio kecepatan cahaya pada udara terhadap kecepatan cahaya pada larutan. Rasio ini bervariasi secara langsung dengan jumlah partikel yang larut pada urin dan bervariasi dengan cara yang sama dengan Specific gravity urin.
            Aplikasi klinik yang paling berguna dari prinsip refractometer adalah penentuan Specific gravity pada kuantitas urin yang kecil. Refractometer Goldber (American Optical Company), instrument kecil yang dapat dipegang oleh tangan, disesuaikan dalam istilah Specific gravity, indeks refractive dan isi keseluruhan kandungan. Instrument ini hanya memanfaatkan setetes urin yang ditempatkan pada spot yang tepat pada refractometer. Instrument dipegang menghadap sumber cahaya dan jawabannya, apakah dalam hal Specific gravity, indeks refractive atau kadar padat dibaca secara langsung dari skala yang disesuaikan yang ditempatkan pada lensa mata.
FALLING DROP
            Seperti urinometer (Hydrometer), metode falling drop adalah pengukuran langsung Specific gravity. Dengan metode ini, setetes urin diteteskan kedalam serangkaian kolom, masing-masing diisi dengan campuran pelarut dari langkah-langkah peningkatan Specific gravity yang diketahui. Jika tetesan urin yang tersisa setelah daya gerak awal terhambur dan lainnya tidak jatuh, Specific gravity dari urin tersebut adalah sama seperti campuran pelarut dari kolom khusus. Prosedur ini untuk penentuan Specific gravity adalah tidak “baru”. Serangkaian pencampuran bertingkat dari xylene dan bromobenzene, chloroform dan benzene, dan bromobezene dan kerosene telah dilakukan. Pengembangan refractometer, manfaat yang berbeda dari tehnik seperti itu adalah hanya bahwa sedikit sampel tetesan yang dibutuhkan untuk penentuan. Meskipun demikian, tehnik-tehnik ini, tidak pernah mencapai popularitas untuk penggunaan analisis urin rutin – mungkin karena syarat waktu dalam menetapkan system seperti itu.
            Prosedur yang dimanfaatkan untuk penentuan SG dengan instrument Ames CLINILAB adalah “falling drop method”. Seperti dinyatakan, ini adalah metode pengukuran langsung SG dan prosedur tersebut adalah spesifik dan lebih akurat daripada refractometer; falling drop method juga lebih tepat daripada hydrometer. Tidak seperti rangkaian campuran bertingkat yang dijelaskan diatas, CLINILAB menggunakan minyak berbasis silicon dengan nilai Specific gravity yang terkontrol dan sifat merekat pada kolom yang didesain secara khusus. Kolom ini dikembangkan untuk mengukur waktu yang dibutuhkan untuk tetesan spesimen yang diukur dengan tepat untuk jatuh di tentukan dengan dua “optical gates” (lamp-phototrasistor pairs) ditempelkan satu diatas yang lainnya pada kolom yang temperaturnya terkontrol, diisi dengan zat cair immisable air dari kepadatan yang sedikit lebih rendah. Sorotan cahaya dari lampu-lampu ini melalui kolom minyak dan mebentur phototrasistor yang terletak berlawanan arah dengan didnding kolom tersebut. Kolom Specific gravity dilengkapi dengan sebuah system overflow yang memungkinkan sampe zat cair (urin) untuk menyalurkan ke dalam wadah penampungan zat cair tanpa kehilangan kolom zat cair.
            Setetes urin yang disalurkan kedalam kolom minyak CLINILAB dan memutuskan sorotan cahaya karena sorotan cahaya gagal melalui minyak tersebut. Pemutusan sorotan yang lebih atas memulai penghitung waktu elektronik; pemutusan sorotan yang lebih rendah menghentikan pengatur waktu. Jatuhnya waktu diukur secara elektronik dan dihitung dalam unit grafity khusus.
Comments
0 Comments

No comments

Post a Comment

Recent Posts