Yazhid Blog

.

Monday, 14 November 2016

MATERI ENZIMOLOGI KLINIK

PATOLOGI KLINIK                              ENZYMOLOGI  KLINIK           Enzym adalah protein yang dihasilkan oleh sel hidup yang ... thumbnail 1 summary
PATOLOGI KLINIK
                             ENZYMOLOGI  KLINIK

          Enzym adalah protein yang dihasilkan oleh sel hidup
yang mempengaruhi reaksi kimia.
-Sebagian banyak enzyme diproduksi dalam jumlah kecil dan berfungsi di dalam sel.
-Enzym pencernaan diproduksi dalam jumlah besar dan aktif
dalam saluran cerna.
-Enzym yang berada dalam alliran darah sangat kecil, jadi jika ada peningkatan kadar suatu enzyme di darah, biasanya
merupakan indikasi kematian sel, kerusakan sel atau merupakan petanda penyakit tertentu.
Misal : CK, AST, LDH adalah enzyme 2 yang berhubungan dengan fungsi dan penyakit jantung yang terutama Infark miokard à lihat tabel enzyme jantung.

-Pengukuran aktifitas enzyme dari :
          1. Darah ( plasma/serum, RBC )
          2. Urine ( enzym2 yang difiltrasi oleh glomerolus )
          3. Cairan tubuh lain
          4. Jaringan ( did pt dari Biopsi )
- Enzym2 plasma meliputi :
          1. Plasma Spesific Enzyme ( Enzym plasma spesifik )
          2. Cellular Enzymes ( Enzym sel )
          3. Secreted Enzyme ( Enzym sekresi )
-Enzym2 plasma karena :
          1. Nekrosis/kerusakan sel (ischaemia, bahan toxic)
          2. Peningkatan derajat cell turn over
              (penyakit neoplasma, aktifitas osteoblast )
          3. Obstruksi saluran sekresi à regurgitasi
          4. Non spesifik.

UNIT ENZIM
- Jumlah total enzim dalam darah < 1 g/L àpemeriksaan aktifitas.

- banyak cara pemeriksaan :
          Misal : Karmen   U……………….} standarisasi
                       Bodansky    U……………}  UI / IU
                       King-Armstrong  U dll .....} unit internasional
- Satu UNIT adalah :
          Aktifitas enzym yang dapat merubah 1 mikromol sub-
          strat pada keadaan optimal dalam waktu satu menit.
          Dinyatakan dalam U/L atau mU/mL.

 ISOENZYM
- yaitu :Protein yang dapat mengkatalisa reaksi yang sama
          dan terjadi pada spesies yang sama, tetapi mempunyai
          sifat2 fisika dan kimia yang berbeda.
- dapat berasal dari :
          - beberapa organ yg berbeda
          - bagian sel yang berbeda
          - satu bagian yang sama.

ACID PHOSPHATASE
Enzym ini terdapat pada beberapa jaringan :
          - tulang                - liver          - ginjal
          - erytrocyt - spleen.
                                               
Jika Prostatic Acid Phosphatase adalah kelainan di prostat
maka level enzyme berhubungan dengan kelenjar tersebut.
-Berguna untuk tentukan diagnosa dan penentuan stadium
Ca prostate khususnya mengetahui apakah ada metastase
ke tulang.
                   Nilai normal : 0.11  -  0.60 U/L
Pe↑ bermakna  : Ca Metastase dari prostate
Pe↑ moderate  :  Ca prostate insitu, Paget’s disease, MM,
                                 Gagal giinjal, ca tulang metastase
Pe↑ semu            : krn obat androgen, clofibrate.

PROSTATE SPESIFIC ANTIGEN ( PSA )
-Monitor dan identifikasi Ca prostate.
-PSA & PAP à mendiagnosa tumor rekurens, monitor respon
terapi  Ca Prostate.
-Normal  : laki < 4ng/mL   BPH  4-8  Ca Prostate >8
-Intepretasi PSA harus dengan banyak pertimbangan karena
BPH, prostatitis juga me↑kan nilai PSA.
 Jadi dalam mendiagnosa penting untuk menggabungkan dengan informasi klinis dan pemeriksaan lain. (Biopsi, RT)

ALANINE AMINOTRANSFERASE ( ALT = SGPT )
-Merupakan enzyme katalis fungsi tubuh.
-Dominan utk organ hati, konsentrasi lebih rendah di jantung
 otot dan ginjal.
-Variasi dari serum level digunakan utk :
          Diagnosa dari penyakit hati
          Monitor pengobatan hepatitis atau kelainan hati lain.
-Nilai normal : adult : 5 – 35 U/L elderly nilainya lebih tinggi.
-Jika sel2 hati rusak ALT akan dilepaskan ke aliran darah.
-Jika hasil moderate-high : hepatoseluler disease.
-Peningkatan ringan : chirosis liver, metast tumor, jaundice
 krn obstruksi atau penyakit hati, obat2an, bahan toxic (acetaminophen, allopurinol, ampicilin, cephalosporin, codein, tetrasiklin dll )

ASPARTATE AMINO TRANSFERASE ( AST = SGOT )
-Ditemukan di sel dan jaringan yang aktivitas metaboliknya
 tinggi.  
-Konsentrasi sangat tinggi ditemukan di :
          Otot jantung, sel hati, sel otot rangka.
-Pelepasan AST ke aliran darah karena adanya injury (jejas)

- pada sel /kematian sel.
-Nilai normal : 12 -35 U/mL
- Pe↑an AST/SGOT lebih sering berhubungan dengan:
-Infark myocard ( 4-10 x )
-liver disease ( 10-100X ) Akut / kronik hepatitis, kanker
hati primer maupun sekunder, alcoholic, Reye’s syndrome.

ALKALI PHOSPHATASE ( ALP )
-Didapatkan di hati, tulang, epitel dari saluran empedu, mukosa usus dan placenta.
-Normal adult               : 17 -142 U/L
             0 – 12 yr : 145 – 530 U/L
-ALP ↑ :  Paget’s disease               Sarkoma tulang
                   Osteomalacia                         Penyembuhan tulang
                   Metastatic bone tumor         Pertumbuhan tulang
                   Kehamilan.
-Liver dis + ALP↑ :
                   Obtruksi sal empedu   Jaundice obstruksi
                    Hepatitis                                 kanker hati, chirosis
                   Hubungkan dengan tes fungsi hati yang lain.

-ALP ↓ :  Malnutrisi                                 Hypotiroidism
                   Anemia berat                         Darah dgn anticoagulant

CREATININ KINASE (CK/CPK)
-Ditemukan di otot jantung dan otot skeletal.
-Mempunyai 3 isoenzym :
                   1. CK-BB  : jar otak, GI tract, UT
                   2. CK-MB  : sel/otot jantung
                   3. CK-MM  : otot skeletal
-Normal     laki2 >19 th : 25 – 135 U/L
       Perempuan>19 th: 15 -130 U/L
-Pe↑an      : 
Obat2an (aspirin, ampicilin,anticoagulan,morphine)
Exercise, post inj IM dll
-Pe↑an enzyme CK-MB :
Kerusakan sel myocard (infark,myocarditis,ischemia)
-Derajat pe↑an CK-MB berguna utk :
Bedakan derajat infark myocard
          Onset terjadinya infark
-CK-MB yang tinggi : petanda signifikan dari infark yang baru
-CK-BB ↑   : infark paru, injury otak, CVA, intestinal isch
-CK-MM↑: muscular dystrophy, crush injury, poliomyositis
                                                        
          TABEL ENZIM JANTUNG

          (Understanding Laboratory Diagnostic Tests )

LACTIC ACID DEHIDROGENASE ( LD / LDH )
-LDH ↑      : 3 – 4 hari setelah infark myocard
-LDH punya 5 isoenzym :
          LDH 1 = Jantung, RBC
          LDH 2 = Jantung, ren, brain
          LDH 3 = brain, skeletal, liver
          LDH 4 = Liver, brain, skeletal muscle
          LDH 5 = skeletal muscle, liver
                                         
-LDH↑ karena :
Infark myocard                      infark paru
          Anemia hemolitik                  Penyakit hati dan ginjal
          Neoplasma

LIPASE
-Enzym yang diproduksi dan disekresi oleh pancreas, usus
 halus, lambung.
-Kadar lipase serum memberi informasi diagnosa khusus utk
 pancreas.
-Lipase↑ :
          Kerusakan pancreas     pacreatitis akut
          Kanker pancreas          Cholesystitis
          Peritonitis                               Diabetic ketoacidosis.
          Chron disease.

Reference:
1.    Understanding Laboratory Diagnostic Tests
Delmar Publisher.
2.    Lab Notes Guide to Laboratory and Diagnostic tests
Tracey B Hopkins, F A Davis Company Philadelphia.
          3. Diktat Kuliah Patologi Klinik FK Univ. Airlangga.
          4. Interpretation of Diagnostic Test, Lippincot  
    Williams & Wilkins


                                   
                                                         

Cholestasis
Hepatocellular
Infiltration
Disease example
Common duct stone Drugs
Acute viral hepatitis
Metastatic tumor, granulomas, amyloid
Serum bilirubin
6–20 mg/dL*
4–8 mg/dL
Usually <4 mg/dL, often normal
AST, ALT (U/mL)
May be slightly I, <200
Markedly I, often 500–1,000
May be slightly I, <100
Serum ALP
3–5 × N
1–2 × N
2–4 × N
Prothrombin time
I in chronic cases
I in severe disease
N
Response to parenteral vitamin K
Yes
No

N = normal, I = increase
*Serum bilirubin >10 mg/dL is rarely seen with common duct stone and usually indicates carcinoma.
Increased serum ALP <3× normal in 15% of patients with extrahepatic biliary obstruction, especially if obstruction is incomplete or due to benign conditions. Occasionally AST and LD are markedly increased in biliary obstruction or liver cancer.
                                         

 



         
                                                         

                                                         



                  
Comments
0 Comments

No comments

Post a Comment

Recent Posts