Yazhid Blog

.

Monday, 24 November 2014

Makalah akibat Perdarahan

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Anemia karena pendarahan hebat adalah berkurangnya sel darah merah atau jumblah hemoglobin y... thumbnail 1 summary
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Anemia karena pendarahan hebat adalah berkurangnya sel darah merah atau jumblah hemoglobin yang di sebabkan oleh pendarahan hebat Perdarahan hebat disebabkan oleh tersaringnya dari anemia jika kehilangan darah tubuh segera menarik cairan dari jaringan di luar pembulu darah dengan usaha,untuk menjaga pembulu darah supaya tetap terisi,akibatnya darah menjadi encer dan persentase sel darah merah menjadi mengurang. Pada akhirnya peningkatan dan pembentukan sel darah merah akan memperbaiki anemia tp pada awalnya anemia masih sangat berat,terutama jika timbul dengan segera karena kehilangan darah dengan tiba-tiba seperti yang terjadi pada, kecelakaan,persalinan,pembedahan, dam pecahnya si pembulu darah.
Dan yang sering terjadi pendarahan yang terus menerus dan tidak ada hentinya,yang bisa terjadi pada bagian-bagian tubuh pendarahan yang terjadi pada hidung, Pendarahan terjadi pada usus kecil dan kanker usus besar,dan mungkin tidak terlihat dengan jelas karena jumblah darahnya sedikit dan ini juga di sebut pendarahan tersembunyi. Pendarahan karena tumor ginjal atau kandungan kemih dan ini kelihatan pada air kemih si penderita, Perdarahan saat menstruasi yang sangat banyak gejala si penderita hilang sebagian besar darah akan mengakibatkan, tekanan darah menurun akibat cairan di pembulu darah berkurang,pasokan oksigen menurun akibat sel darah merah yang mengangkut o2 berkurang, dan kedua masalah tersebut bisa berakibat strok atau serangan jantung.


1.2. Rumusan Masalah
1.   Apa yang dimaksud dengan anemia akibat perdarahan hebat ?
2.   Bagaimana gejala anemia akibat perdarahan hebat ?
3.   Bagaimana manifestasi klinis anemia akibat perdarahan hebat ?
4.   Bagaimana pengobatan anemia akibat perdarahan hebat ?
1.3. Tujuan
1.   Untuk mengetahui defenisi anemia akibat perdarahan hebat
2.   Untuk mengetahui gejala anemia akibat perdarahan hebat
3.   Untuk mengetahui manifestasi klinis anemia akibat perdarahan hebat
4.   Untuk mengetahui pengobatan anemia akibat perdarahan hebat



BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Defenisi Anemia Akibat Perdarahan
Anemia atau kurang darah adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah atau hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang berperan dalam mengangkut oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.
Anemia karena pendarahan hebat adalah berkurang y sel darah merah atau jumblah hemoglobin yang di sebabkan oleh pendarahan hebat
Perdarahan hebat disebabkan oleh tersaringnya dari anemia jika kehilangan darah tubuh segera menarik cairan dari jaringan di luar pembulu darah dengan usaha,untuk menjaga pembulu darah supaya tetap terisi,akibatnya darah menjadi encer dan persentase sel darah merah menjadi mengurang. Pada akhirnya peningkatan dan pembentukan sel darah merah akan memperbaiki anemia tapi pada awalnya anemia masih sangat berat, terutama jika timbul dengan segera karena kehilangan darah dengan tiba-tiba seperti yang terjadi pada, kecelakaan, persalinan, pembedahan, dam pecahnya si pembulu darah. Dan yang sering terjadi pendarahan yang terus menerus dan tidak ada hentinya,yang bisa terjadi pada bagian-bagian tubuh pendarahan yang terjadi pada hidung, Pendarahan terjadi pada usus kecil dan kanker usus besar,dan mungkin tidak terlihat dengan jelas karena jumblah darahnya sedikit dan ini juga di sebut pendarahan tersembunyi. Pendarahan karena tumor ginjal atau kandungan kemih dan ini kelihatan pada air kemih si penderita, Perdarahan saat menstruasi yang sangat banyak gejala si penderita hilang sebagian besar darah akan mengakibatkan, tekanan darah menurun akibat cairan di pembulu darah berkurang,pasokan oksigen menurun akibat sel darah merah yang mengangkut o2 berkurang, dan kedua masalah tersebut bisa berakibat strok atau serangan jantung.
2.2 Gejala Anemia Akibat Perdarahan
Hilangnya sejumlah besar darah secara mendadak dapat menyebabkan 2 masalah:
Ø  Tekanan darah menurun karena jumlah cairan di dalam pembuluh darah berkurang
Ø  Pasokan oksigen tubuh menurun karena jumlah sel darah merah yang mengangkut oksigen berkurang.
Kedua masalah tersebut bisa menyebabkan serangan jantung, stroke atau kematian. Anemia yang disebabkan oleh perdarahan bisa bersifat ringan sampai berat, dan gejalanya bervariasi. Anemia bisa tidak menimbulkan gejala atau bisa menyebabkan:
·         Pingsan
·         Pusing
·         Haus
·         Berkeringat
·         denyut nadi yang lemah dan cepat
·         pernafasan yang cepat
Penderita sering mengalami pusing ketika duduk atau berdiri (hipotensi ortostatik). Anemia juga bisa menyebabkan kelelahan yang luar biasa, sesak nafas, nyeri dada dan jika sangat berat bisa menyebabkan kematian. Berat ringannya gejala ditentukan oleh kecepatan hilangnya darah dari tubuh. Jika darah hilang dalam waktu yang singkat (dalam beberapa jam atau kurang), kehilangan sepertiga dari volume darah tubuh bisa berakibat fatal.
Jika darah hilang lebih lambat (dalam beberapa hari, minggu atau lebih lama lagi), kehilangan sampai dua pertiga dari volumer darah tubuh bisa hanya menyebabkan kelelahan dan kelemahan atau tanpa gejala sama sekali.

2.3 Manifestasi Klinis Anemia Akibat Perdarahan
v  Pengaruh yang timbul segera
Akibat kehilangan darah yang cepat terjadi reflek cardia vaskuler yang fisiologis berupa kontraksi orteiola, pengurangan cairan darah atau komponennya ke organ tubuh yang kurang vital (otak dan jantung). Gejala yang timbul tergantung dari cepat dan banyaknya darah yang hilang dan apakah tubuh masih dapat mengadakan kompensasi. Kehilangan darah 200 ml pada orang dewasa yang terjadi dengan cepat dapat lebih berbahaya daripada kehilangan darah sebanyak 3000ml dalam waktu yang lama.
v  Pengaruh lambat
Beberapa jam setelah perdarahan terjadi pergeseran cairan ekstraseluler dan intravaskuler yaitu agar isi iontravaskuler dan tekanan osmotik dapat dipertahankan tetapi akibatnya terjadi hemodilati. Gejala yang ditemukan adalah leukositosis (15.000-20.000/mm3) nilai hemoglobin, eritrosit dan hematokrit merendah akibat hemodilasi. Untuk mempertahankan metabolisme, sebagai kompensasi sistem eritropoenik menjadi hiperaktif, kadang-kadang terlihat gejala gagal jantung. Pada orang dewasa keadaan hemodelasi dapat menimbulkan kelainan cerebral dan infark miokard karena hipoksemia. Sebelum ginjal kembali normal akan ditemukan oliguria atau anuria sebagai akibat berkurangnya aliran ke ginjal.
2.4 Pengobatan Anemia Akibat Perdarahan
Pengobatan terhadap penyakit ini dengan melihat kecepatan hilangnya darah dan tingkatan penyakit anemia yang ditemukan dalam diagnosis. Dan jika penyakit ini sudah termasuk berat, maka harus dilakukan transfusi sel darah merah ke tubuh penderita. Selain itu juga menghentikan sumber perdarahan yang terjadi.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Anemia karena pendarahan hebat adalah berkurangnya sel darah merah atau jumlah hemoglobin yang di sebabkan oleh pendarahan hebat Perdarahan hebat disebabkan oleh tersaringnya dari anemia jika kehilangan darah tubuh segera menarik cairan dari jaringan di luar pembulu darah dengan usaha,untuk menjaga pembulu darah supaya tetap terisi,akibatnya darah menjadi encer dan persentase sel darah merah menjadi mengurang.
Hilangnya sejumlah besar darah secara mendadak dapat menyebabkan 2 masalah:
·         Tekanan darah menurun karena jumlah cairan di dalam pembuluh darah berkurang
·         Pasokan oksigen tubuh menurun karena jumlah sel darah merah yang mengangkut oksigen berkurang.
Pengobatan terhadap penyakit ini dengan melihat kecepatan hilangnya darah dan tingkatan penyakit anemia yang ditemukan dalam diagnosis.
3.2 Saran
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu penulis sangat mengharapkan saran dan kritik yang sifatnya membangun agar dalam pembuatan makalah selanjutnya bias lebih baik lagi, atas perhatiannya penulis ucapkan terimakasih.


DAFTAR PUSTAKA

Sudoyo ,AW, dkk.2006. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Edisi IV. Jilid II.          Jakarta
Wilson, Lorraine M.2006.PATOFISIOLOGI Konsep Klinis Proses-Prosep             Penyakit vol.1. Edisi 6.EGC.Jakarta
Bloom and Fawcett.2002. Buku Ajar Histologi. Edisi 12. EGC. Jakarta
Mehta, Atul.2006. At a Glance HEMATOLOGI. Edisi II. EGC. Jakarta
Comments
0 Comments

No comments

Post a Comment

Recent Posts